Pare Untuk Resep Herbal Penyakit Gula Darah

pare untuk herbal penyakit gula darah

Pare ternyata dapat Anda manfaatkan sebagai herbal penyakit gula darah. Bagaimana cara kerja dan pemanfaatan pare untuk membantu mengendalikan kadar gula darah? Berikut ini informasinya mengutip dari laman deherba.com.

Bagaimana Mendapatkan Manfaat Pare Untuk Menurunkan Gula Darah?

Ada sejumlah resep yang bisa Anda gunakan untuk memanfaatkan pare sebagai pengobatan tradisional penyakit gula darah. Bahkan Anda tetap bisa mendapatkan manfaat pare dengan mengonsumsinya sebagai masakan. Olahan pare untuk tumisan atau siomay tidak hanya menggugah selera tetapi juga baik untuk menurunkan kadar gula.

Tetapi salah satu cara terbaik dan nyaman dilidah untuk mengonsumsi pare sebagai herbal penyakit gula darah adalah dengan merebusnya atau dengan memblendernya.  Cukup siapkan buah pare segar, setidaknya 200 gram.

Kemudian iris tipis dan rebus bersama air sebanyak 3 gelas. Masak buah pare rebusan ini sampai air tersisa 1 gelas. Angkat ramuan herbal ini dan dinginkan sampai mencapai suhu suam suam kuku. Saring dan minum segera hingga habis.

Pilihan lain adalah dengan memotong pare sebanyak 100 gram besar besar dan merebus pare hingga layu. Setelahnya paru diblender menjadi juice bersama air sebanyak ½ gelas. Anda  bisa campur dengan sedikit madu untuk meredakan rasa pahit. Mengingat pare memiliki rasa pahit yang kuat.

Lakukan rutinitas ini setiap hari untuk membantu mengendalikan kadar gula darah. Sebaiknya lakukan pengecekan rutin harian kadar gula darah untuk memastikan Anda tidak mengalami hipoglikemia atau penurunan kadar gula darah hingga dibawah level aman.

Bagaimana Manfaat Pare Untuk Herbal Penyakit Gula Darah?

Secara tradisional banyak anggapan bahwa rasa pahit dari pare menjadi elemen netralisir dari kelebihan gula pada pasien diabetes. Meski sebenarnya asumsi ini tidak dapat sepenuhnya dibenarkan. Tetapi fakta bahwa elemen fitokimia dalam pare yang menjadi pembawa rasa pahit inilah yang juga bekerja sebagai anti diabetes.

Pare mengandung senyawa unik bernama Quinine. Senyawa ini merupakan unsur unik yang memiliki rasa pahit yang lekat. Dibalik rasa pahitnya, senyawa ini memiliki sederet khasiat. Di antaranya sebagai antipiretik (anti demam), analgesik (pereda nyeri), astringent dan sebagai anti inflamasi.

Selain itu, terbukti bahwa quinine bekerja meningkatkan sensivitas sel terhadap sinyal insulin dan menurunkan level glukosa darah dengan efektif. Bahkan menurut BMC Research Note tahun 2017, dijelaskan bahwa quinine adalah unsur alami yang secara medis diterima sebagai obat anti diabetes.

Pada Asian Pacific Journal of Tropical Disease tahun 2013 sendiri diakui bahwa pare memiliki efek anti diabetes yang cukup kuat. Dalam laporan ini dijelaskan cukup detail komponen fitokimia dalam pare seperti glycosides, saponins, alkaloids, triterpenoids, cryptoxanthin, cucurbitins dan banyak lagi.

Dijelaskan bahwa unsur unsur fitokimia ini dapat bekeja sebagai senjata utama herbal penyakit gula darah. Bekerja dalam banyak aspek menurunkan kadar gula darah dalam tubuh secara efektif. Bahkan diklaim mungkin untuk bekerja menggantikan fungsi obat diabetes dalam level awal. Artinya bekerja cukup kuat untuk mereka dalam fase prediabetes.

Di satu sisi, asupan pare sebagai herbal penyakit gula darah terbukti akan meningkatkan kinerja pankreas dalam memproduksi insulin. Juga efektif membantu meningkatkan daya serap sel tubuh terhadap kelebihan gula dalam darah.

Mengonsumsi pare juga diasumsikan akan meningkatkan metabolisme dan memaksimalkan mekanisme tubuh untuk membuang kelebihan gula menuju hati dan ginjal. Mempercepat proses pelepasan kelebihan gula menuju urin. Menjadikannya sebagai herbal penyakit gula darah yang memiliki efek cukup kuat.